Home / Tentang Sabung Ayam / Kriteria Otot Yang Baik Pada Ayam Petarung

Kriteria Otot Yang Baik Pada Ayam Petarung

Sabung Ayam Online – Kriteria otot yang baik pada ayam petarung. Pengetahuan mengenai otot pada ayam petarung merupakan hal penting yang perlu diketahui oleh peternak dan penghobi Sabung Ayam. Faktor apa saja yang menjadi pedoman dalam menilai kemampuan ayam petarung dalam laganya adalah berbeda-beda menurut beberapa Agen Sabung Ayam. Hal ini di karenakan setiap penghobi memiliki acuan dan standar tertentu dalam memilih ayam laganya.

Seperti yang dikutip oleh Agen Betting dan Bandar Taruhan Online melalui tim ayamtempur.biz dari kumpulan berita Sabung Ayam beberapa waktu yang lalu. Umumnya ketepatan atau akurasi pukulan ayam petarung sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yang penting yaitu :

1. Perbandingan bentuk tulang kaki yang seimbang pada ayam aduan.
2. Otot yang berperan dalam mendorong kecepatan dan kekuatan serta ketepatan pukulan.

Kriteria Otot Yang Baik Pada Ayam Petarung

Dibawah ini adakah penjelasan mengenai kriteria otot yang baik pada ayam petarung.

Umumnya otot  bekerja dengan cara menarik bukan mendorong. Mekanisme kerja otot membutuhkan senyawa ATP ( Adenosin Triphospate ) dan Creatin Phospate yang berasal dari ATP tersebut. Dalam persenyawaan tersebut ada beberapa unsur yang berinteraksi langsung yaitu karbohidrat, protein dan lemak. Ketiga unsur tersebut dioksidasi melalui Kreb siklus dan membebaskan ATP yang berfungsi sebagai bahan bakar untuk energi otot. Selain itu dalam keseimbangan mekanisme kerja, otot juga membutuhkan Calcium (Ca). Faktor inilah yang menyebabkan ayam aduan dengan pakan utama jagung, memiliki otot yang lebih bagus dan kekuatan pukulan yang lebih keras dibandingkan ayam aduan dengan pakan utama yang lain.

Kriteria otot yang baik pada ayam petarung ialah otot dengan serabut halus tanpa timbunan lemak dan tanpa pembesaran sel otot yang tidak seharusnya. Sehingga otot bisa kuat dan lentur  maksimal dalam menghasilkan pukulan dengan ketepatan yang akurat. Selain itu, ayam petarung dengan otot berserabut halus memiliki keunggulan yang lebih dalam hal memukul pada posisi celah yang sempit, sedangkan ayam dengan otot berserabut kasar hanya bisa melancarkan pukulan apabila mendapat ruang pukul yang cukup lapang.

Untuk kesehariannya, diperlukan latihan dalam membentuk serabut halus tersebut. Disarankan latihan kecepatan tanpa beban. Namun ada sebagian penghobi Sabung Ayam, memberi beban/pemberat pada kaki ayam aduan atau dengan menekan badan ayam agar ayam tersebut berjalan dengan posisi setengah merangkak. Latihan seperti ini akan menghasilkan otot yang kuat dan besar namun kaku dan lamban gerakannya. Lebih baik diberikan latihan lari dengan cara lari mengitari ayam babon/untulan, daripada latihan lari dengan pemberat yang lebih mengutamakan kekuatan.

Baca juga ” Ciri Fisik Anak Ayam Bangkok Berkualitas Super “.

Demikianlah penjelasan mengenai ‘ Kriteria Otot Yang Baik Pada Ayam Petarung ‘. Semoga bermanfaat bagi semua penghobi Sabung Ayam.

Agen Bola | Sabung Ayam | Adu Banteng | Bola Tangkas | Agen Betting

Check Also

Silsilah Dan Sejarah Perkembangan Ayam Pakhoe

Sabung Ayam – Silsilah dan sejarah perkembangan ayam Pakhoe. Ayam Pakhoe dihasilkan untuk mengimbangi kehebatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.